Evaluasi InKM 08 ala Anak 2008

Sebenarnya sudah basi pasti membicarakan tentang kegiatan ini. Sudah berlalu hampir 5 bulan yang lalu. Hanya beberapa waktu yang lalu pertemuan dan obrolan saya dengan orang-orang petinggi InKM menyebabkan saya ingin membahasnya lebih lanjut, Pun begitu ketika saya melakukan blogsurfing, saya menemukan tulisan-tulisan tentang InKM dari orang-orang yang berpengaruh padanya. Jadi ini hasil analisis saya.

InKM adalah hajatan yang bisa disebut paling besar dari kemahasiswaan ITB. Dan hal ini menyebabkan banyak himpunan menyorotnya, siap dengan segala saran dan kritikannya untuk panitia ketika dirasa ada yang salah. Karena itu ada banyak perang pemikiran dari para kahim-kahim di ITB. Dan ada juga perang ‘dingin’ antara panitia dengan kubu rektorat.

Saya mendapati bahwa rincian waktu acara InKM adalah waktu yang ‘disumpel-sumpel’ oleh panitia ditengah rincian yang telah ditetapkan rektorat. Itulah sebabnya kenapa hari-hari awal InKM hanya berisi seminar-seminar, pembukaan yang hari rabu dan di malam hari (katanya ini pertama kalinya, biasanya siang hari) , dan acara-acaranya yang sering dilaksanakan sore hingga malam. Jadi inilah bentuk kompromi rektorat dan panitia.

Saya sangat ingat ketika InKM selesai, ada selebaran gelap yang mengatakan InKM gagal. Ini adalah karena perpecahan yang terjadi pada stakeholder InKM. Itulah sebabnya banyak dari panitia InKM yang ditarik oleh himpunannya karena perbedaan tadi.  Itu karena salah satu kahim tidak sepakat dengan InKM ini. Dan mengejahwantahkan bahwa InKM gagal.

Saya sendiri sebagai peserta mengatakan bahwa acara ini sudah berjalan baik. Yang walaupun masih banyak cacat disana-sini. Contohnya acara yang molor lama sekali dibanding jadwal aslinya. Sudah begitu kami para peserta yang disalahkan oleh tim Tadis. Lalu terlihat sekali bahwa aturan rektorat sangat represif. Saya tahu beberapa tahun yang lalu OsKM selalu berisi push-up, lari-lari dan hitungan waktu yang cepat. Dan ini tidak saya temukan di InKM. Ini menyebabkan saya berpikir bahwa rektorat tidak memperbolehkan adanya hal-hal di atas.

Well, seru juga bagi saya sebagai peserta diijinkan mendengarkan beberapa hal yang seharusnya jadi rahasia bagi peserta. Dan ini menyadarkan saya bahwa proses politik di kampus adalah tidak mudah dan penuh trik dan intrik.

Sumber cerita : koor acara inkm, koor hub. birokrat, dwinanto.wordpress.com, foto dr smallniceblog.blogspot.com, sekjen dll

3 responses to “Evaluasi InKM 08 ala Anak 2008

  1. wkwkwkwkkwk, sama lo kyk gw to! semalem gw ngobrol sm anak2 yang ikut inkm sm pmb 2007, yah yg gw denger kurang lebih sih sama kayak lo, tapi kebanyakan dr mereka malah curhat ttg masa2 inkm dan pmb. yaah, gw jd terinspirasi jg bisa masuk panitia penyambutan mahasiswa baru 2009, wuehehehe😀

  2. InKM gagal? emang parameternya apaan bisa dibilang gagal?

    klo parameternya ga didukung sama seluruh basis massa iya, emang gagal… sorry to say….

    yah, memang selalu bersiap2lah dengan segala kemungkinan adanya ketidaksetujuan dari basis2 massa di kampus kalo bikin acara yang menyangkut hajat hidup orang banyak begini mah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s