buat apa kamu aktif di kampus?

sudah hampir 8 bulan saya menjalani kuliah di insitut terbaik bangsa, ITB. dan selama itu pula saya banyak melihat hal-hal menarik bagi saya. salah satunya adalah begitu banyak mahasiswa baru yang berebutan masuk organisasi sana, masuk organisasi sini, ikut kepanitiaan ini, ikut kepanitiaan itu dan menumpuk segenap jadwalnya demi banyak kegiatannya itu. sebenernya tentu saja tidak masalah, akan tetapi ada satu hal menarik dari hal ini. ternyata oh ternyata, orang-orang ini yag dulunya begitu bersemangat mengikuti semua hal tiba-tiba seperti kehabisan bensin dan menghilang dr semua hal.

apa yang saya tangkap?konsistensi. bahwasanya mengikuti suatu hal yang memang benar-benar kita senangi dan kita fokuskan akan lebih menyenangkan daripada sekedar ikut macam-macam tapi tidak bisa berbuat maksimal. inkonsistensi adalah contoh buruk perilaku mahasiswa baru yang dapat saya lihat. dan inkonsistensi ini menimbulkan pertanyaan baru bagi sebagian orang. kenapa mereka bisa begitu?

pada dasarnya saya melihat bahwa perilaku mahasiswa baru dalam beraktivitas masih salah dalam hal konsepsi. buat apa sih kita berorganisasi?buat apa sih kita ikut kegiatan ini dan itu?tentu saja itu muncul karena faktor motivasi. nah, disinilah letak kesalahannya. saya melihat bahwa motivasi yang ada pada anak baru, punya banyak cacat disana-sini.

pada realitanya, benar-benar ada orang-orang yang berkegiatan hanya untuk cari publisitas, atau cari populer, atau bahasa kerennya ingin eksis. motivasi yang rendah sekali bukan?bagaimana bisa kampus ini nantinya diisi oleh orang-orang yang dari niatannnya saja sudah tidak bagus?dari perkara eksis ini berekses pada satu kata lagi.oportunis. oportunis menjadi demikian erat dengan profil-profil pencari ketenaran diri. karena orang-orang pengincar kata eksis akan menjadi demikian jeli melihat setiap peluang yang ada. makanya biasanya diawal-awal banyak kegiatan yang mereka ikuti. lalu kemudian dia selidiki satu persatu, mana tempat yang dia bisa eksis di dalamnya. tempat yang susah, dia tinggalkan. yang berpeluang, dia masuki dan dia berusaha di sana sampai cita-cita ‘mulianya’ untuk terkesan hebat dapat tercapai.

nah, masalahnya sekarang sampai berapa lama orang-orang seperti ini akan terus survive?mari kita berhitung, dan hitungan saya, dalam jangka waktu yang tidak lama, jika mereka ini tidak mengubah motivasinya, jatuhlah mereka.

(orang yang pahit melihat kenyataan bodoh ini)

4 responses to “buat apa kamu aktif di kampus?

  1. gaya lo to! gaya masuk itb udah lama aj! wuakakakakak

    tapi gw setuju sm lo! cari kegiatan jgn yg menghabiskan waktu, tapi yg membangun diri

  2. hahaha.. kalo gue sama nita berpendapat ‘eksis itu ekses’ jadi kta sibuk2 niat awalnya nggak buat cari eksis. tapi toh kita pasti dapet banyak pembelajaran kan dari apapun yang kita ikutin. ikutin semuanya pake hati, insya Allah smuanya akan memberikan manfaat buat kita. dan lebih baik lagi, saat kita udah dapet banyak ilmu kita bisa memberi manfaat buat orang lain (tapi kayaknya gue belom sampe kesana deh, hahaha, malu2in aja pdahal udah hampir 3 tahun kuliah di itb).

    tapi gue liat skarang sih orang2 kayak gitu masih ada aja yang survive dengan sgala ke oportunisannya.. hahahahahha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s