Sebuah Renungan

Ketika anda sudah terlalu lelah

dengan semuanya

raga seringkali tak mampu menopang

rasionalitas mulai terbelenggu oleh banyaknya pikiran

rasa dan bathin menimbulkan pergolakan

Menguapkan emosi, melunturkan gejolak hati

Ketika itu semua terjadi, dan prinsip serta idealisme telah terpinggirkan

terganti dengan pembenaran-pembenaran

tolak ukurnya adalah penelusuran jalan kebaikan

yang diberikan Tuhan

Maka pada saat itu, ingatlah bahwa

ketika anda terjatuh sangat dalam, yang sebenarnya anda butuhkan bukanlah tumpuan untuk berpegang, melainkan membuat diri anda sendiri menjadi pribadi yang semakin kuat

(karena suatu saat tumpuan itu pasti akan pergi atau hilang)

Pernahkah anda merasa sangat lelah dengan semua yang telah dihadapi selama ini?

Laksito Hedi

sebuah renungan malam

3 responses to “Sebuah Renungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s