Pers Sayang, Pers Kubuang

hari ini Presiden kita pak SBY mendapat penghargaan dari Sidang Umum PBB untuk bidang ekonomi, lingkungan hidup dan perdamaian.

di momen yg sama (sidang umum PBB) beliau mengungkapkan pidato yang sangat baik, tentang bagaimana seharusnya komunitas internasional menciptakan instrumen internasional untuk mencegah terjadinya penistaan agama seperti yg beliau contohkan ttg film “Innocence of Muslim”. beliau berkata bahwa kebebasan ekspresi tidaklah absolut, tetapi dibatasi oleh aspek moralitas dan ketertiban umum.

saya pikir 2 hal di atas patutnya diberikan pemberitaan yg baik oleh media nasional kita, karena sang Presiden selaku Kepala Negara yg mewakili nama Indonesia melakukan hal baik dan mendapat apresiasi internasional.

tapi nyatanya tidak, dunia twitland sepi akan topik ini, media nasional pun jarang yg memberitakan hal ini. apa karena pak SBY sudah punya stigma jelek sehingga setiap pemberitaan menyangkut beliau harus selalu yang jelek-jelek? kenapa isi pidato yg bagus tidak banyak yg beritakan dan perbincangkan tapi kalau pidatonya yang buat anak tertidur seakan Indonesia begitu heboh?

mengapa pidato berkualitas tentang menghormati aspek kepercayaan agama tidak diberitakan dengan baik sedangkan di satu pihak ada personal-personal yang pemberitaannya selalu yang baik-baik? bahkan berita yang sangat remeh semacam sakit flu saja bisa ramai di twitland dan media nasional?

apa begitu mudah pemikiran dan obrolan kita dipengaruhi oleh media?

#bukanFansPakSBY

foto :dokumentasi Tempo Media

2 responses to “Pers Sayang, Pers Kubuang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s