Allegri Buktikan Dia Bukan Medioker ( Milan Vs Barca Taktik)

 

436356-fbl-eur-c1-ac-milan-fc-barcelona

sebenarnya sangat telat memposting tulisan ini sekarang karena pertandingannya sudah selesai dari 2 hari yang lalu.. Euforia nya pun saya pikir sudah mulai berkurang apalagi Milan akan bertanding derby melawan Inter besok. tulisan in pun sebenarnya sudah dibuat beberapa saat setelah pertandingan berakhir, hanya saja belum sepat diselesaikanšŸ˜€

berubung saya ingin tetap membahasnya, jadi lanjutkan saja ya.

Barcelona datang ke San Siro dengan kepala tegak karena sangat diunggulkan, bahkan dalam bursa taruhan Milan sampai diĀ voorĀ 1 1/4 padahal saat itu Milan bermain di kandang. Ā Semua orang beranggapan Milan akan diluluhlantakan, berhubung perjalanan Milan musim ini pun memang menunjukkan bahwa tim ini sedang limbung. Pemain bintang dibeli mahal oleh klub lain, pemain senior beranjak pergi, diganti pemain baru dan muda yang belum berkualitas bintang.

Pada kenyataannya hasil pertandingan menunjukkan lain. Milan menang mutlak dengan skor 2-0. Permainan Barcelona sepanjang pertandingan tidak berkembang, tempo permainan didikte Milan walaupun ball possesion dikuasai Barca, Messi diam tak berkutik selama 90 menit, dan bukti sahihnya shoot on target Barca hanya Ā ada 1 kali itupun dari tendangan jarak jauh. Abbiati sebagai kiper Milan hanya sedikit sekali memegang bola, bahkan bisa dihitung dengan jari.

pada tulisan saya sebelumnya (2 Hal Untuk Kalahkan Barca) saya menyebut cara yang dilakukan Inter, Chelsea dan Madrid sebagaiĀ benchmark taktik Milan nantinya. tapi di kenyataanya, Milan memakai pendekatannya sendiri. 2 hal yang saya sebut justru dikombinasikan. Milan cukup lama bermain high pressing, tapi juga dalamĀ beberapa waktu Ā bermain cukup dalam bahkan sampai memasang Pazzini sejajar dengan Busquets. Sejatinya taktik Milan terdiri dari 4 fase, yaitu :

1. 20 menit pertama

20 menit pertama Milan melakukan hal yang mirip dengan cara Madrid meladeni Barca di Piala Raja. line dinaikkan, pressing ketat dan coba bermain direct dan cepat. Milan pun pernah mempraktekkan hal serupa dalam pertemuan melawan Barca sebelumnya, terbukti dengan terciptanya gol cepat Pato saat itu. Ā dalam durasi 20 menit, taktik ini cukup berhasil dipraktekkan. beberapa peluang tercipta. 2 yang berhasil saya catat yang paling emas adalah lepasnya Sharaawy disisi kanan Barca (sayang kontrol bolanya kurang baik) dan tendangan Boateng yang masih melebar. Di momen ini Barca sedikit kelimpungan dan tidak berhasil retain possesionĀ dengan nyaman seperti yang biasa mereka lakukan. Sebenarnya memang menurut pengamatan saya selama ini melihat Barca bermain, mereka butuh waktu untuk menyesuaikan dengan tempo dan permainan seperti yang mereka inginkan.

2. Lepas 20 menit pertama sampai gol ke-1

mungkin karena stamina yang mulai terkuras karena bermain full press, atau memang strategi tim, atau karena Barcanya yang sudah menemukan ritmenya, permainan mulai dikuasai Barca. possesion footbal dimainkan. Tapi bola hanya bergulir di wilayah garis tengah lapangan saja. tidak ada terobosan yang berhasil masuk ataupun pergerakan tanpa bola yang muncul. Barca hanya berhasil berputar-putar. Milan memang bermain cukup dalam saat ini, tapi cara ini berbeda dengan cara Chelsea kemarin. Cara biasa bola berbunyi : bola akan dipentalkan dari kotak penalti. di pertandingan ini, bola bahkan tidak pernah bisa sempat terkirim ke depan, apalagi kekotak penalti. tercatat Messi hanya sekali menyentuh bola di kotak penalti. dari wilayah tengah, bola sudah dihalau oleh trio lini tengah Milan. Praktis Xavi mati di tangan Muntari yang selalu berlari mengikuti dia. Montolivo dan Ambrosini yang berdiri sedikit di belakang Muntari pun sudah siap memotong bola yang mungkin masih bisa lolos dari kaki Xavi atau Iniesta.

Barca pun bermain melebar. Bola diarahkan ke samping, utamanya ke wilayah Contanst yang terlihatĀ sloopy.Ā Tapi di sana Shaarawy sudah memback up nya. Jadilah Pedro hampir tak berguna sepanjang pertandingan. Alves pun tidak berani terlalu agresif karena mewaspadai Shaarawy yang jadi titik awal fase serang balik Milan. . Peluang satu-satunya ada pada sayap kanan Milan berhubung Boateng lebih merapat ke tengah daripada melebar, sehingga Abate sendirian. Tapi entah kenapa wilayah ini malah jarang tersentuh bola.

Milan menunggu momen yang tepat untuk lakukan serangan bali. ketika momen itu muncul, kemudian terciptalah tendangan bebas dekat kotak penalti. Rencana terbaik untuk mengambil gol memang dari serangan balik dan bola mati. dan gol pun tercipta. orang menyebut itu gol kontroversi. Yang terjadi, bola itu kena muka Zapata, bukan tangan.

3. Pasca gol 1

Setalah gol pertama, Barca kalut. itu sangat terlihat dari muka pemainnya. Kontrol permainan pun mulai goyah. Milan yang mendapat momentum karena gol ini mulai menaikkan line nya. Zapata dibiarkan sendirian tetap di belakang. Mexes pada faktanya berdiri hampir sejajar dengan Ambrosini. 2 full back naik ke atas support lini tengah. Yang terjadi beberapa kali bola Barca berhasil lepas di tengah atau direbut dengan mudah.

Milan kemudian menarik Pazzini diganti Niang. Milan terlihat bermain dengan 4-4-2 alih-alih 4-3-3 karena Boateng sedikit bermain ke dalam, Niang melebar kekanan dan Shaarawy lebih ke tengah. 2 striker muda yang cepat disajikan di depan melawan Puyol yang sudah cedera dan lambat, Pique yang besar dan juga kalah lari, serta full back yang tidak bagus dalam bertahan (Alves dan Alba). Ini jadi poin penting terjadinya gol kedua.

Berawal dari lemparan ke dalam Barca yang coba dikontrol Iniesta. Ā Langsung Iniesta dipepet 3 orang sekaligus (karena high pressure), dan bola pun berhasil direbut oleh Ambrosini. Bola kemudian dikuasai oleh Montolivo yang langsung melakukan direct pass ke sisi kanan penyerangan Milan dimana Niang sudah berlari mengejarnya. dengan 2 kali sentuhan Niang berhasil berkelit dari Puyol yang berupaya menutup jalur pass dan lari nya. Bola diberikan pada Shaarawy yang bermain lebih ke tengah. Shaarawy di sana berhasil menarik Alves untuk juga ke tengah, meninggalkan ruang kosong di kanan pertahanan Barca yang kemudian secara tiba-tiba muncullah Muntari disitu. Bola diumpan kepada dia, dan denganĀ first touchĀ bola berhasil masuk gawang. 2-0.

4. Pasca gol ke-2

Milan memutuskan kembali ke fase 2 seperti saya sebutkan di atas. Shaarawy ditarik digantikan dengan gelandang enerjik Traore. Milan bermain ke dalam lagi, membiarkan Barcelona leluasa menguasai bola kembali. Saking dalamnya, atau mungkin karena Barca yang ngotot mengejar gol, serangan Barca mulai menemukan titik cerah.2 kali gawang Milan sedikit terancam bahaya. 1 lewat tendangan spekulasi Iniesta yang sebelumnya bermain siklik pass dengan ALba dan juga sundulan tendangan pojok Puyol.

Itulah sedikit yang terjadi. Milan bermain sangat sempurna malam itu. Mexes yang biasanya blunder bermain apik sehingga membuat Messi harus turun jauh sampai sejajar Busquets karena tidak mendapat ruang dan bola. Ambrosini yang seakan muda kembali sehingga berhasil memotong banyak pass. Boateng yang kembali bisa menendang terarah. dan juga pemain lainnya. saking sempurnanya, sampai-sampai Abbiati seakan menganggur di gawang.

Milan bukan sedang parkir bus, apalagi parkir pesawat. Milan menerapkan taktik bertahan yang lebih kompleks dan indah daripada itu. Milan tidak sedang menumpuk pemain di kotak penalti seperti yang dilakukan Chelsea tahun lalu. Ini beda, sama sekali berbeda. Sudah saya jelaskan di atas.

Kesimpulannya, memang yang terlihat adalah bola didikte Barca dengan ball possesionnya. Tapi yang sebenarnya terjadi, jalannya permainan sepenuhnya didikte oleh Milan.Ā Barca tidak bisa melakukan pergerakan tanpa bola andalannya dan killer pass nya karena ruang berlari dan jalur pass nya sudah ditutup sepenuhnya. Ibaratnya,pemain Barca seperti hamster dalam kandangnya. Hamster bebas bermain, bebas makan, tapi yang mengatur kapan dia makan dan makan apakah dia adalah majikannya (manusia).

Masih berpikir parkir bus?masih melihat taktik pertahanan sebagai permainan yang membosankan? ah…mungkin anda perlu sedikit lebih banyak menonton sepak bola lagišŸ™‚

One response to “Allegri Buktikan Dia Bukan Medioker ( Milan Vs Barca Taktik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s