Balada Senayan-2 (Bukan Angel Lelga)

pasca tulisan pertama Balada Senayan 1 , saya ingin melanjutkan cerita tidak penting ini menjadi lebih tidak penting lagi dengan cerita-cerita tidak penting lainnya, semoga bisa selesai sebelum pemilu tanggal 9 April besok.

Cerita kali ini mencuat dalam otak saya pasca melihat tayangan Mata Najwa epidose yang ada Angel Lelga-nya. Langsung setelah itu saya teringat akan suatu peristiwa besar. Saya bilang besar karena sesosok wanita bersuara indah, berparas cantik dan terkenal (di masanya barangkali) mengajak kenalan saya (atau tidak?) dan Tizar si Presiden KM saya. Ceritanya waktu itu setelah selesai rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI terkait RUU PT si mbak ini menghampiri dan tiba-tiba mengajak berkenalan lalu mengatakan, “kalau butuh diskusi apa-apa, silakan hubungi staf ahli saya ya” sembari menunjuk seorang laki-laki yang berdiri di belakangnya.

Tak perlu saya sebutkan namanya, toh sang artis (betul dia artis, lebih tepatnya penyanyi) yang sempat terkenal sekali hits nya pada jaman saya SMP itu 2 tahun lalu sudah mengundurkan diri dari partai berlogo mercy. Toh saya juga bukan mau membahas si mbak penyanyi ini.

Sejak pemilu menganut sistem proporsional terbuka, mulai marak kemunculan selebritis-selebritis layar infotainment yang masuk ranah politik dengan menjadi caleg. Entah mereka memang mau berjuang, entah dipaksa partai, atau mungkin sedang sepi job sehingga cari proyekan lain dari dunia politik. Atau  agaknya mereka gerah hanya jadi biduan di panggung kampanye selama ini sehingga mereka merasa harus maju selangkah lagi, nyaleg.

Selama hidup, saya baru dua kali bertemu dengan anggota legislatif dengan latar belakang artis. Satunya si mbak, satunya lagi yang suka ngomong ‘otok otok otok’ waktu masih suka ngelawak (saya yakin anda kenal). Si mbak pertama, waktu RDPU cukup serius dan tekun mendengar paparan kami di saat aleg lain beberapa ada yang tidur walau saya tak tahu dia mengerti atau tidak. Sang artis kedua, saya temukan saat saya iseng menonton sebuah diskusi di DPR yang doi nya ikut terlibat. Saya lihat sih dia hanya diam dan senyam-senyum saja. Mungkin dia Godfather , hanya diam saja namun sebenarnya dia telah mengatur semuanya dalam diskusi itu. Mungkin. Kita harus berpikir positif kan?

Saya bukan sedang menghakimi aleg artis, karena kalau begitu tulisan ini menjadi cerita penting. Biarlah partainya dan konstituennya yang menilai aleg artis ini oke atau tidak.

Di Pemilu 2014 ini caleg artis sekilas semakin terlihat banyak. Bahkan ada partai yang terang-terangan jualannya ya artis-artis caleg nya ini. Lucu ya. Kayak ajang pencarian bakat saja (anggap saya lupa ada juri pencarian bakat yang juga jadi caleg). Artisnya pun dari beragam latar belakang. Ada yang (mantan) artis panas, penyanyi rok pop dangdut, aktor sinetron menye-menye, artis yang akademisi dan lainnya.

Mungkin karena DPR erat kaitannya dengan perbuatan mesum, suka bersandiwara dan bermain peran maka parlemen kita ini memang membutuhkan anggotanya yang memang punya latar belakang sesuai dengan citranya. Barangkali dengan begitu kinerjanya makin oke karena anggotanya juga sesuai. Barangkali.

Selamat memilih pada rakyat dapil Jawa Tengah 5. Kalau anda ingin memilih Angel Lelga, jangan lupa beliau sekarang sudah memakai jilbab sejak jadi caleg, jadi jelas di kertas suara tak akan muncul foto seronoknya. Hehe…

 

sumber foto :okezone.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s