Belajar Sederhana

 

14 tahun yang lalu, saya yang masih berusia smp pernah diajak ke Pekan Raya Jakarta. Benar-benar pesta raya karena pada saat itu stand-stand nya masih merakyat. Ada 1 kejadian yang membekas pada diri saya, hal ini yang ingin saya ceritakan.

Sudah menjadi kebiasaan saya untuk pergi berlibur dari Malang ke Jakarta saat musim liburan sekolah , ke rumah adik-adik sepupu saya di Jakarta. Sebagai om yang baik, om saya pun mengajak jalan-jalan ke PRJ. Di PRJ, karena masuk tahun ajaran baru nantinya, adik-adik saya dibelikan beberapa hal terkait sekolah, tidak terkecuali saya. Saya diminta untuk memilih sepatu sekolah saat itu.

Namanya anak kecil baru remaja yang saat itu gandrung merk-merk sport terkenal seperti N*ike, Fi*a dan A**d*s, pilihan disitu sebenarnya tidak menarik saya karena semuanya tidak memiliki brand terkenal.

Tapi ini kata om saya saat itu “ini produk lokal punya To, yang buat orang Indonesia sendiri, merk-merk itu juga yang buat orang Indonesia. Bagus ini kualitasnya” redaksinya tidak persis demikian, tapi intinya seperti itu. Sayapun menurutinya dan mengambil salah satu.

Di usia SMA, saya tinggal bersama om dan tante saya, dan seiring interaksi harian dan meningkatnya tingkat umur dan pendidikan, saya mulai mengerti apa yang dimaksud oleh om saya saat itu. Pada intinya adalah : jangan tergiur brand, belilah apa yang dibutuhkan dibeli, hiduplah sederhana gak neko-neko, berpihak pada yang kecil. Hal itu ditunjukkan dengan uswah, dengan contoh hidup keseharian.

Apa yang disampaikan pada saat di PRJ itu mungkin simpel, bahkan saya yakin om sayapun lupa pernah berbicara demikian, namun buat saya adalah step pertama yang membekas di diri saya dari nasehat-nasehat om saya (tentu saja banyak yang lain yang saya tetap ingat juga) . Sekedar info, Om saya adalah tempat dimana saya berdiskusi tentang pendidikan, karier, visi hidup dan hal-hal baik lainnya. Saya hari ini adalah saya yang turut dibentuk oleh cara didik dan petuah beliau.

Selamat ulang tahun yang ke-50 untuk Om ku Tutuk tercinta, semoga tetap menjadi guru hidup dan menebar manfaat pada semakin banyak orang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s